Tren E-commerce Semakin Marak

Tren E-Commerce di tahun 2019

Di tahun 2019, bisnsis online di dunia dan Indonesia tidak lagi sekadar main-main, tetapi sudah menjadi sebuah gaya hidup. Orang memanfaatkan ponsel atau komputer digunakan untuk memesan dan menerima dengan cepat. Tentunya ini ikut mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan diri.

Persaingan E-commerce saat ini dibilang semakin kompetitif. Situs website dari hari ke hari terus diperbarui agar lebih cepat, sehingga bisa memberikan pelayanan berbelanja online lebih menyenangkan. Supaya tidak ketinggalan setiap pelaku usaha E-commerce dituntut mampu melihat tren yang akan berkembang ke depan. Beberapa tren E-commerce dipredeksi akan terjadi dan semakin marak di tahun 2019, antara lain;

Personalisasi. Pengalaman berbelanja yang baru tentunya akan disukai konsumen, di mana mereka bisa mendapatkan produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan. Penjualan secara langsung sepenuhnya tidak mampu memastikan apa yang diinginkan oleh setiap konsumen. Karena itu teknologi akan membuatnya menjadi lebih mudah.

Augmented reality. Augmented reality (AR) merupakan teknologi yang digunakan untuk menempatkan gambar digital & grafik ke dalam lingkungan yang ada. Orang mengenali fitur ini dari video game, teknologi AR juga yang dapat digunakan untuk belanja online. Fitur ini membuat pengalaman belanja online jauh lebih personal & memungkinkan pelanggan melihat produk sebelum mereka membelinya.

Chatbots. Chatbots merupakan teknologi yang bisa membuat pengguna merasa mereka sedang  dilayani atau dibantu saat membeli online. Chatbots sebagian besar digunakan dengan tujuan menciptakan komunikasi instan antara pelanggan dan perusahaan. Chatbots memungkinkan pelanggan mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban saat itu juga.

Pembayaran Cryptocurrency. Cryptocurrency sebuah teknologi mata uang digital yang memanfaatkan kriptografi sebagai sistem keamanannya. Sehingga teknologi ini diprediksi bisa mengguncang seluruh dunia E-commerce sepenuhnya.

Belanja di media sosial. Facebook dan Instagram telah membuka pasar E-commerce mempermudah pengguna untuk berbelanja melalui platform media sosial mereka. Instagram pun telah mulai menawarkan fitur untuk tautan produk langsung yang akan ditandai di pos yang bahkan menyertakan detail produk dan harga.

Pembayaran otomatis. Penggunaan perdagangan seluler lainnya adalah dengan cara pembayaran otomatis seperti Paypal. Beberapa situs belanja online telah membuatnya lebih mudah untuk memesan barang secara online. Dengan fitur seperti Apple Pay, pengguna iPhone hanya perlu memasukkan informasi kartu kredit mereka satu kali. Dari sana, nomor kartu dan alamat dapat disimpan ke ponsel mereka dan disimpan untuk digunakan nanti.

Dengan begitu banyaknya tren belanja online, maka pelaku retail akan sulit menolaknya. Penggunaan belanja online memastikan bahwa pembeli diakui dan memiliki pilihan yang paling sesuai dengan mereka, sehingga untuk memungkinkan pembelian secara praktis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shop By Department